Laman

Kamis, 24 Desember 2009

Menyambut pagi dengan Bersyukur.


“Terimakasih Tuhan atas kesempatan yang telah Engkau berikan padaku hari ini.”

Inilah yang memang seharusnya kita ucapkan, dalam hati disaat kita bisa menyambut pagi yang indah, karena itu merupakan kebesaran dan berkah pertama kali dari Tuhan. Itulah awal dari kesadaran akan adanya kehidupan yang harus kita jalani, dan kesadaran awal inilah yang akan memberikan kemudahan dan berkah-berkah selanjutnya, karena awal inilah terasakan betapa Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang.

Karena tiap waktu adalah rahasia Tuhan, dan setiap detik adalah perubahan. Perubahan itulah yang akan membawa kita kedalam ketidak berdayaan, tidak berdaya dihadapan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Karena hidup dan mati hanya Tuhan yang menentukan.

Berserah dirilah modalnya untuk dapat mensyukuri segala hal yang kita hadapi, sehinga kita dapat menerima apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi. Sebagai kenyataan yang tidak dapat dihindari karena segalanya pasti terjadi bila mana Tuhan menghendaki.

Senin, 05 Oktober 2009

Semua Dalam Satu

Hidup terus berjalan dengan segala perubahannya, tanpa kita pikirkan atau kita inginkan, sehingga tak terasa perjalanan ini sudah jauh atau terlalu jauh.hingga kita tak sadar kalau sudah terlalu jauh.



Hidup ini berjalan terasa cepat sekali apalagi kalau kita terlalu sibuk dengan segala aktifitas kita, seakan-akan kita perlu untuk menambah waktu sesuai dengan apa yang kita inginkan, kadang juga waktu itu kita rasa tidak ada. Kondisi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, atau telah berabad-abad tanpa kita sadari.



Dengan segala motifasi diri untuk hidup sampai mengerahkan segala daya dan upaya untuk bertahan hidup dalam ketidak pastiaan ini, demi atau untuk sesorang yang kita sayangi dan kita cintai, tetapi pernahkah engkau sadari bahwa kita hidup didunia ini tidak sekedar untuk mencukupi diri sendiri, karena pada dasarnya kita saling dan saling mempengaruhi, dengan segala apa yang ada dialam ini, dan pernahkah terusik dari dalam hati dengan pertanyaan sudah melakukan apakah kita selama ini dan seberapa jauhkah kita bermanfaat untuk orang-lain dan lingkungan disekitar kita, apalah artinya kaya raya berlimpah materi tetapi lingkungan disekitar penuh dengan kekurangan, akankah seumur hidup yang tersisa hanya untuk memikirkan diri sendiri?. Dimanakah rasa kasih sayangmu, kepada sesamamu, tidakkah kau rasakan kasih sayang Tuhan untuk semua tanpa kecuali.



Kita adalah mahkluk tuhan yang ada didunia ini, jadi kita mempunyai peran dalam membangun, menjaga, merawat dan melestarikannya karena kenyamanan didunia ini dipengaruhi oleh kita, kita adalah, saya, anda, kamu, dia, mereka dan lain2 yang diberikesempatan disemesta ini, maka sudah selayaknya dan seharusnyalah kita sanling berbagi dengan lingkungan disekitar kita sesuai dengan potensi dan kemampuan yang kita miliki. Karena saya adalah kamu, kamu adalah dia, dia adalah mereka, mereka adalah semua yang ada disemesta.



Mari kita mulai bersama-sama berbagi untuk menjaga bumi dan semesta bersama untuk kegenerasian yang akan datang lebih baik dan lebih laras. Amin….amin…amin….