Laman

Rabu, 23 Mei 2012

Hidup dengan bahagia

di dunia serba modern ini, tak terasa aktifitas kita semakin hari, terasa semakin cepat.
kenapa demikian?
kebanyakan alasannya adalah karena tuntutan keadaan, tuntutan hidup, untuk mencapai kebahagian, kebahagiaan dengan berlimpahnya uang dan materi.

Namun kenyataannya adalah..karena banyak waktu yang tersita untuk pekerjaan, kebanyakan dari kita melupakan suami, istri, anak dan lain-lain.
yang akhirnya menimbulkan perpecahan atau konflik atau perceraian...

Nah, apakah kebahagian itu terwujud ? dengan berlimpah materi dan harta?

menurut saya tidak,

Kebahagian terwujud bila kita mau berbagi kepercayaan, kejujuran, perhatian, kasih sayang dll. kebahagian bukan diukur dengan uang dan materi....karena pada dasarnya manusia itu butuh untuk diperhatikan, disayang, dihormati, dan diberi kejujuran

Nah,dengan begitu setiap kita sibuk bekerja maka berilah waktu untuk orang -orang yang kita cintai, itu sangat ber arti buat kita dan mereka.

Kamis, 24 Desember 2009

Menyambut pagi dengan Bersyukur.


“Terimakasih Tuhan atas kesempatan yang telah Engkau berikan padaku hari ini.”

Inilah yang memang seharusnya kita ucapkan, dalam hati disaat kita bisa menyambut pagi yang indah, karena itu merupakan kebesaran dan berkah pertama kali dari Tuhan. Itulah awal dari kesadaran akan adanya kehidupan yang harus kita jalani, dan kesadaran awal inilah yang akan memberikan kemudahan dan berkah-berkah selanjutnya, karena awal inilah terasakan betapa Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang.

Karena tiap waktu adalah rahasia Tuhan, dan setiap detik adalah perubahan. Perubahan itulah yang akan membawa kita kedalam ketidak berdayaan, tidak berdaya dihadapan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Karena hidup dan mati hanya Tuhan yang menentukan.

Berserah dirilah modalnya untuk dapat mensyukuri segala hal yang kita hadapi, sehinga kita dapat menerima apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi. Sebagai kenyataan yang tidak dapat dihindari karena segalanya pasti terjadi bila mana Tuhan menghendaki.